bagi siapa saja yang menyadari bahwa hidup adalah sebuah pengembaraan. maka, kepulangan adalah sebuah kerinduan yang tak terperikan. nostalgia akan ,masa silam, ketika kebersamaan dengan teman-teman masa kecil. atau hal lain yang tak bisa tergambarkan. Bagiku, kali ini niat kepulangan atau mudik bukan sekadar melepas kerinduan akan kampung halaman tapi ada PR besar yang dengan penuh harap Tuhan akan membagi kepercayaanNya padaku untuk menjadi musabab terciptanya manusia baru lewat rahim istriku tercinta. di tengah kerinduanku yang membuncah, sebab bagaimana tidak, sejak hari bahagia itu, aku hanya punya waktu satu minggu menjalin kebersamaan. ooh! Sayangku...betapa rindunya aku. dan tak usah kutanyakan bagaimana perasaanmu padaku.
Itulah kepulangan seorang pengembara di atas dunia. termasuk aku?
Tapi, kepulangan yang lebih membahagiakan bagi seorang salik tentu tidak lain ialah ketika kepulangan untuk menjumpai Sang Pemilik Cinta, Allah Ajawajall. Sungguh aku melihat bahwa bayang-bayang Tuhan itu melekat pada dirimu duhai istriku-yang semoga tidak lama lagi engkau bakal menjadi ibu. Amiin
5.12.10
14.9.10
syukran ya rabb...
Syukran ya Rabb....
Engkau telah menganugrahkan seorang pasangan hidup bagiku...
yang telah memberiku rasa damai, dalam rida-Mu kami ingin membangun
rumahtangga yang menjadi teladan bagi orang di sekililing kami karena kasih sayang yang Engkau berikan dalam tautan sakinah, mawadah, dan rahmah.
sungguh, dalam setiap simpuhku di hadapan-Mu: aku selalu berdoa sebagaimana doa yang di yang diajarkan Nabi-Mu yang hanif: 'Rabbanaa hablanaa min azwajina wa dzurriyatinaa qurrata a'yuniwwaj'alnaa lilmuttaqiinaa imaamaa'( ya Tuhan, karuniakanlah kepada kami pasangan hidup dan anak keturunan yang menyenangkan hati dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa).
Kami sadar bukan sosok mulia laksana Adam dan Hawa, seperti Yusuf dan Zulaikha, jauh dari agungnya rasul-Mu; Muhammad dan Khadijah al-Kubra, mesranya Muhammad dan Aisyah al-Hamra, permata hatinya 'Ali dan Fatimah az-Zahra...
tapi..
Mereka adalah teladan kami, beri kesempatan kepada kami untuk mengikuti jejak mereka...
amin
amin
amin
Engkau telah menganugrahkan seorang pasangan hidup bagiku...
yang telah memberiku rasa damai, dalam rida-Mu kami ingin membangun
rumahtangga yang menjadi teladan bagi orang di sekililing kami karena kasih sayang yang Engkau berikan dalam tautan sakinah, mawadah, dan rahmah.
sungguh, dalam setiap simpuhku di hadapan-Mu: aku selalu berdoa sebagaimana doa yang di yang diajarkan Nabi-Mu yang hanif: 'Rabbanaa hablanaa min azwajina wa dzurriyatinaa qurrata a'yuniwwaj'alnaa lilmuttaqiinaa imaamaa'( ya Tuhan, karuniakanlah kepada kami pasangan hidup dan anak keturunan yang menyenangkan hati dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa).
Kami sadar bukan sosok mulia laksana Adam dan Hawa, seperti Yusuf dan Zulaikha, jauh dari agungnya rasul-Mu; Muhammad dan Khadijah al-Kubra, mesranya Muhammad dan Aisyah al-Hamra, permata hatinya 'Ali dan Fatimah az-Zahra...
tapi..
Mereka adalah teladan kami, beri kesempatan kepada kami untuk mengikuti jejak mereka...
amin
amin
amin
13.6.10
dari setiap peristiwa
setelah kejadian tgl 10 Oktober 2009 itu, ketika orang yang katanya selama enam tahun lebih selalu menantikanku dan setelah aku benar-benar hadir dalam kehidupannya, hal itu kubuktikan dengan niat tulus hendak mempersuntingnya, ternyata tiba-tiba...ia begitu saja meninggalkan aku tanpa alasan yang bisa kuterima, ya...cintanya datang padaku juga mungkin tanpa alasan karenanya ia pergi meninggalkan aku tanpa alasan pula.
kucoba renungkan di tengah kesunyianku yang mendalam.
Allahu Akbar!!!
Hasilnya menurutku luar biasa.
Reader semua ingin tahu?
Beberapa minggu sebelum tanggal tersebut, tetanggaku meninggal akibat sengatan listrik. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga anak perempuan yang masih kecil. Apa hubungannya dengan kisahku ini?
Yuk kita simak!
Dalam prinsip hidupku, pernikahan bukan semata untuk memenuhi kebutuhan seksual dan biologis, meski aku sadar betul bahwa aku bukan manusia yang mutlak dibaluti purisme namun karena semangat bahwa aku memang manusia biasa yang banyak dilumuri khilaf dan noda, aku berpikir inilah saat yang tepat untuk me-refresh diri. Intinya, bagiku pernikahan adalah mutlak ibadah. Caranya?
Setelah malam ke-40 dari dari meninggalnya tetanggaku itu-mungkin ini terlalu dini,tapi aku ingin segera tahu jawabannya-kusampaikan kepada istri mendiang bahwa aku ingin ikut berbagi dan mengayomi putri-putrinya yang masih kecil, dengan cara MENIKAHINYA. Jawaban Ya atau Tidak, tidak serta merta aku tuntut segera diberikan, kutunggu sampai masa idah-nya selesai, 4 bulan 10 hari.
( to be continue....)
kucoba renungkan di tengah kesunyianku yang mendalam.
Allahu Akbar!!!
Hasilnya menurutku luar biasa.
Reader semua ingin tahu?
Beberapa minggu sebelum tanggal tersebut, tetanggaku meninggal akibat sengatan listrik. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga anak perempuan yang masih kecil. Apa hubungannya dengan kisahku ini?
Yuk kita simak!
Dalam prinsip hidupku, pernikahan bukan semata untuk memenuhi kebutuhan seksual dan biologis, meski aku sadar betul bahwa aku bukan manusia yang mutlak dibaluti purisme namun karena semangat bahwa aku memang manusia biasa yang banyak dilumuri khilaf dan noda, aku berpikir inilah saat yang tepat untuk me-refresh diri. Intinya, bagiku pernikahan adalah mutlak ibadah. Caranya?
Setelah malam ke-40 dari dari meninggalnya tetanggaku itu-mungkin ini terlalu dini,tapi aku ingin segera tahu jawabannya-kusampaikan kepada istri mendiang bahwa aku ingin ikut berbagi dan mengayomi putri-putrinya yang masih kecil, dengan cara MENIKAHINYA. Jawaban Ya atau Tidak, tidak serta merta aku tuntut segera diberikan, kutunggu sampai masa idah-nya selesai, 4 bulan 10 hari.
( to be continue....)
18.4.10
3.4.10
22.1.10
dear my blog...
sejak seminggu terakhir ini aku bahagia banget. saking bahagianya aku jadi susah tidur. tahu kenapa? aku selalu memikirkan perihal kebahagiaan ini. seorang gadis yang dulu pernah menyatakan isi hatinya padaku kini benar- benar selangkah lagi hadir dalam hidupku. Untuk menunjukkan bahwa aku jg serius, saat itu aku langsung saja menyatakan maksud kepada orang tuanya. apa yang terjadi tiga tahun yang lalu itu? orang tuanya yang tidak lain adalah guruku waktu di Bogor dengan nada marah yang tertahan jelas-jelas menolakku. apa alasan penolakan itu...sekarang terjawab sudah dengan gamblang walau aku tidak mendengarnya secara langsung tapi penjelasan ini dari mulut puteri sulungnya yang saat ini dengan tekad yang kuat akan memilih jalan hidup bersama denganku.salut keberaninnya, betapa tidak. sampai saat ini dia belum pernah melihatku secara langsung, tapi gelora cintanya yang dilandasi niat tulus telah mampu menerobos dinding ruang dan waktu....terima kasih de...sesegera mungkin akan a kalungkan medali penghormatan atas nama cinta di atas keabsahan dan kehalalan..
biarkan mereka berdecak dan berkata: KOK BISA..?
sejak seminggu terakhir ini aku bahagia banget. saking bahagianya aku jadi susah tidur. tahu kenapa? aku selalu memikirkan perihal kebahagiaan ini. seorang gadis yang dulu pernah menyatakan isi hatinya padaku kini benar- benar selangkah lagi hadir dalam hidupku. Untuk menunjukkan bahwa aku jg serius, saat itu aku langsung saja menyatakan maksud kepada orang tuanya. apa yang terjadi tiga tahun yang lalu itu? orang tuanya yang tidak lain adalah guruku waktu di Bogor dengan nada marah yang tertahan jelas-jelas menolakku. apa alasan penolakan itu...sekarang terjawab sudah dengan gamblang walau aku tidak mendengarnya secara langsung tapi penjelasan ini dari mulut puteri sulungnya yang saat ini dengan tekad yang kuat akan memilih jalan hidup bersama denganku.salut keberaninnya, betapa tidak. sampai saat ini dia belum pernah melihatku secara langsung, tapi gelora cintanya yang dilandasi niat tulus telah mampu menerobos dinding ruang dan waktu....terima kasih de...sesegera mungkin akan a kalungkan medali penghormatan atas nama cinta di atas keabsahan dan kehalalan..
biarkan mereka berdecak dan berkata: KOK BISA..?
Langganan:
Postingan (Atom)





