4.9.09

UNTUK DIRENUNGKAN

CINTA...
ketika dipersembahkan untuk seseorang yang kita damba kadang tak berbalas. Gayung tak bersambut. Bertepuk sebelah tangan. Demikian kata pepatah. Saat itu...dunia mungkin terasa begitu sempit, karena sesaknya dada. Namun ada yang menarik, saat cinta itu dihadapkan kepada yang Maha Transendental, bahkan Dia seolah menantang kepada siapa saja yang menjadi pemuja cinta: "katakanlah! Jika kamu mencintai Allah, Allah PASTI akan membalas cintamu."
Betapa mengagumkannya. Memang setelah kita mencintaiNYA ada sebuah konsekwensi, "ikuti Aku". Tambah Dia. Kemauan untuk mengikutiNYA tentu timbul dari kesadaran, tanpa ada paksaan, karena semangat cinta yang meluap-luap. Dan atas kesadaran itu, dengan RahmatNYA Dia akan selalu memaafkan Kita. (QS. Ali Imran:31)